Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) kembali melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter untuk lulusan ke-XXXIX Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran. Acara yang digelar di Aula Baru FK Untad ini dihadiri oleh Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., Dekan FK Dr. dr. Moh. Ardi Munir, M.Kes., Sp.OT, FICS, FAACT, MH, para wakil dekan, dosen, serta tamu undangan.
Sebanyak 76 dokter muda resmi disumpah dalam prosesi sakral tersebut. Salah satu momen haru datang dari Muslimin Patara, lulusan terbaik, yang menyampaikan kesan dan pesannya. “Jas putih ini bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab besar untuk menjadi sandaran bagi mereka yang sedang tak berdaya. Profesi ini menuntut etika, pembelajaran sepanjang hayat, dan kepedulian yang tulus,” ujarnya.

Rektor Untad dalam sambutannya menegaskan tiga aspek penting pengembangan pendidikan tinggi: pemerataan akses, peningkatan kualitas, dan relevansi pendidikan terhadap kebutuhan dunia kerja. “Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga soft skills seperti komunikasi, integritas, dan empati,” tegasnya. Ia juga menyampaikan bahwa rumah sakit pendidikan Untad ditargetkan segera beroperasi tahun ini.
Menutup sambutannya, Rektor memberikan pesan mendalam kepada para dokter baru. “Hormati pasien, pelihara semangat belajar, dan jangan kehilangan empati. Jadilah dokter yang tidak hanya cerdas, tapi juga rendah hati dan peduli,” pesan Prof. Amar.
Dekan FK Untad, Dr. dr. Moh. Ardi Munir, menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan para lulusan. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian FK Untad yang kini telah meluluskan total 920 dokter dan 262 perawat, dengan tingkat kelulusan nasional terbaru sebesar 91,4%.
Dengan pelantikan ini, Universitas Tadulako menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga medis yang profesional, beretika, dan siap mengabdi untuk bangsa dan kemanusiaan.














